Kamis, 29 Desember 2011

HASIL DISKUSI SECANGKIR KOPI 14 DESEMBER 2011


Ø  Sejak UU tahun 1974 desa mulai digabung-gabung cth. Catur tunggal,condong catur dll 
Ø  Benturan dengan adat jadikan dualism pengaturan, desa adat dipimpin kepala suku, desa bentukan pemerintah dipimpin kepala desa
Ø  Orang menuntut keadilan pengelolaan SDA dan keadilan sosial masyarakat
Ø  Otonomi daerah beredasarkan UU 22/99nmemunculkan desentralisasi yang mereduksi kekuasaan Negara
Ø  Tokoh reformasi ’98 justru menjadi genetic perpecahan politik
Ø  Jadi konflik itu diturunkan dari elit tingkat atas hingga pemerintahan daerah
Ø  Kenapa otda hanya ditingkat kabupaten? Karena pengaturannya lingkupnya mudah, kepengurusan sosialnya mudah, wilayahnya tidak luas
Ø  Konflik itu biasa karena bertujuan untuk menguji sistem yang sedang berjalan
Ø  Korupsi di daerah adalah hal yg biasa bagian dari ujian untk otda
Ø  Logika orang desa melihat pemerintah daerah, sama seperti logika orang daerah melihat Negara
Ø  Kalau APBD 5% untk desa maka masing-0masing desa akan mendapat 500-600 jta @tahun
Ø  Banyak orang yg berpendapat desa tidak bisa mengolah daerahnya sendiri padahal belum diuji
Ø  Potensi desa dirampok orang daerah jadi orang desa sulit mendapatr akses u/ mengatur sumber dayanya
Ø  Belanda telah memetakan akses sumberdaya di Jawa dan Sumatera, yg diatur hutan,kebun dan tambang.
Ø  Semangat para aktivis sekarang menuju pada penguatan masyarakat yang secara tidak langsung melemahkan Negara.
Ø  Banyak desa yang banyak akses uangnya tapi sedikit akses barangnya
Ø  Desa kalau ingin sejahtera harus memiliki :
a. infrastruktur
b. perputaran uang lancar
c. ada SDM bagus
d. ada adopsi teknologi

Ø  Desa mendapat 10% dari APBD sesudah dikurangi belanja wajib kabupaten masih dibagi sejumlah desa, jadi sedikitsekali
Ø  Mulai dari industri desa mencoba mencoba memunculkan kelas2 menengah baru.
Ø  Banyak aktivis muda anti partai dan hanya bisa berteriak dari jalanan menjauh dari lingkar kekuasaan, padahal partai adalah lembaga paling berkuasa di politik Indonesia
Ø  Aktifis harus memperhatikan kemampuan menulis, kembangkan kemampuan teknokratis


Ø  Haisl diskusi Intern
Ø  Susunan Organisasi secangkir Kopi iNSTITUTE
Ketua : Iqbal
Sekretaris : hanif
Bendahara : Deni
Koord.Umum : Adi
Koord. Internal : Raka
Koord. Eksternal : Bagus

               
Ø  Tugas internal :
a. menjaga hubungan baik antar anggota
b. fungsi penelitian dfan pengembangan
c. penggodokan isu
d. evaluasi ke dalam
e. menyusun format diskusi
f. menyiapkan tempat dan undangan


Ø  Tugas Eksternal :
a. fungsi humas
b. membangun relasi
c. cari donatur 
d. strategi pasar
e. dokumentasi
f. followup hasil diskusi
g. publikasi
h. survey dan formulasi lapangan

Sabtu, 10 Desember 2011

Menghangatkan Pemikiran Menuangkan Pencerahan

Secangkir Kopi sebagai wadah bagi para intlektual muda dari berbagai disiplin ilmu untuk mencurahkan pemikiran dan mengimplementasikan pemikiran terhadap masalah sosial kemasyarakatan memiliki Visi dan Misi, yaitu.. 
VISI : Berpartisipasi Aktif Dalam Mencerdaskan kehidupan Bangsa Demi Terwujudnya Keadilan Sosial Indonesia
MISI :
1. Menciptakan ruang diskusi ilmiah yangegaliter dan inclusif di kampus
2. Menyelesaikan problematika rakyat dengan pendekatan berbagai disiplin ilmu
3.Membangun kesadaran mahasiswa terhadap kondisi real di Indonesia
4. Mengimplementasikan pemikiran kritis dalam berbagai metode