Ø Sejak UU tahun 1974 desa mulai digabung-gabung cth. Catur tunggal,condong catur dll
Ø Benturan dengan adat jadikan dualism pengaturan, desa adat dipimpin kepala suku, desa bentukan pemerintah dipimpin kepala desa
Ø Orang menuntut keadilan pengelolaan SDA dan keadilan sosial masyarakat
Ø Otonomi daerah beredasarkan UU 22/99nmemunculkan desentralisasi yang mereduksi kekuasaan Negara
Ø Tokoh reformasi ’98 justru menjadi genetic perpecahan politik
Ø Jadi konflik itu diturunkan dari elit tingkat atas hingga pemerintahan daerah
Ø Kenapa otda hanya ditingkat kabupaten? Karena pengaturannya lingkupnya mudah, kepengurusan sosialnya mudah, wilayahnya tidak luas
Ø Konflik itu biasa karena bertujuan untuk menguji sistem yang sedang berjalan
Ø Korupsi di daerah adalah hal yg biasa bagian dari ujian untk otda
Ø Logika orang desa melihat pemerintah daerah, sama seperti logika orang daerah melihat Negara
Ø Kalau APBD 5% untk desa maka masing-0masing desa akan mendapat 500-600 jta @tahun
Ø Banyak orang yg berpendapat desa tidak bisa mengolah daerahnya sendiri padahal belum diuji
Ø Potensi desa dirampok orang daerah jadi orang desa sulit mendapatr akses u/ mengatur sumber dayanya
Ø Belanda telah memetakan akses sumberdaya di Jawa dan Sumatera, yg diatur hutan,kebun dan tambang.
Ø Semangat para aktivis sekarang menuju pada penguatan masyarakat yang secara tidak langsung melemahkan Negara.
Ø Banyak desa yang banyak akses uangnya tapi sedikit akses barangnya
Ø Desa kalau ingin sejahtera harus memiliki :
a. infrastruktur
b. perputaran uang lancar
c. ada SDM bagus
d. ada adopsi teknologi
Ø Desa mendapat 10% dari APBD sesudah dikurangi belanja wajib kabupaten masih dibagi sejumlah desa, jadi sedikitsekali
Ø Mulai dari industri desa mencoba mencoba memunculkan kelas2 menengah baru.
Ø Banyak aktivis muda anti partai dan hanya bisa berteriak dari jalanan menjauh dari lingkar kekuasaan, padahal partai adalah lembaga paling berkuasa di politik Indonesia
Ø Aktifis harus memperhatikan kemampuan menulis, kembangkan kemampuan teknokratis
Ø Haisl diskusi Intern
Ø Susunan Organisasi secangkir Kopi iNSTITUTE
Ketua : Iqbal
Sekretaris : hanif
Bendahara : Deni
Koord.Umum : Adi
Koord. Internal : Raka
Koord. Eksternal : Bagus
Ø Tugas internal :
a. menjaga hubungan baik antar anggota
b. fungsi penelitian dfan pengembangan
c. penggodokan isu
d. evaluasi ke dalam
e. menyusun format diskusi
f. menyiapkan tempat dan undangan
Ø Tugas Eksternal :
a. fungsi humas
b. membangun relasi
c. cari donatur
d. strategi pasar
e. dokumentasi
f. followup hasil diskusi
g. publikasi
h. survey dan formulasi lapangan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar